Etos Kerja Orang Cina
Cina telah dikenal luas sebagai negara
super power masa depan dalam perekonomian dunia. Perekonomian Cina
menempati posisi kedua dilihat dari nilai Gross domestic product setelah
Amerika Serikat[1]. Cina juga merupakan negara dengan jumlah ekspor
terbesar di dunia[2].
Kita lihat sendiri di negeri kita, orang
Cina dikenal sebagai orang yang pandai berbisnis dan berdagang. Hampir
semua lini industri mereka masuki dan banyak yang memegang peran-peran
penting di sana. Jarang sekali kita temukan orang Cina di negeri kita
menjadi 'jongos', kebanyakan mereka menjadi bos walau kecil-kecilan.
Kira-kira apa rahasia mereka?
Jika berbicara mengenai rahasia
kemahiran bisnis orang Cina, maka tentu saya belum banyak tahu. Namun
saya sekedar ingin sharing pengalaman berkunjung dan bekerja di negeri
tirai bambu tersebut. Perusahaan IT tempat saya bekerja dipercayai untuk
menangani sebuah proyek IT oleh Petrochina. Maka saya dan tim pun
berangkat ke kota Xi'an, propinsi Shaanxi, untuk tugas tersebut. Selama
mengerjakan proyek di sana saya merasakan sendiri suasana bekerja yang
berbeda dengan di tanah air, selain perbedaan cuaca juga yang cukup
mencolok.
Dihari-hari pertama bekerja di sana, saya masih kikuk
menyesuaikan diri. Pasalnya pukul 07.30 pagi saya dan tim sudah
dijemput oleh jemputan khusus dari kantor. Jangan anda bayangkan pukul
07.30 di sana seperti suasana pukul 07.30 di Jakarta. Saat itu masih
gelap, langit masih hitam dengan sedikit keputih-putihan. Itu wajar saja
karena shalat subuh pun pukul 06.30. Perlu digaris-bawahi bahwa Cina
menerapkan sistem satu zona waktu, jadi memang wajar di sebagian ada
ketidak-sesuaian antara jam biologis dan jam matahari.
Perjalanan dari hotel ke kantor butuh waktu kurang lebih setengah jam.
Saya dan tim pun sampai di kantor Petrochina sekitar pukul 8 dan itu pun
masih agak gelap, belum terlihat matahari. And guess what, pegawai
kantor sudah mulai bekerja ketika itu walau belum kumpul semua.
Pukul 12.00 waktunya istirahat, sebagian besar pegawai keluar untuk
makan siang dan kembali pada pukul 13.00. Sebagian kecil ada yang masih
terlihat di ruang rapat dan ada juga yang memilih tidur siang di meja
kerjanya. Saya dan tim pun ketika itu memilih tinggal di kantor karena
belum tahu warung makanan halal di sekitar kantor. Terpaksa, nyeduh mi
instan yang kami bawa dari tanah air. Hingga pukul 16.00 pun datang,
bagi saya dan tim, ini sudah waktunya pulang. Namun supervisor kami dan
pegawai yang lain tidak ada tanda-tanda ingin menyudahi pekerjaannya.
Kami yang agak lelah. lapar (karena cuma makan mi instan) dan merasa
sudah berhak pulang pun merasa galau, karena belum ada info jemputan
pulang dan pegawai lain masih asyik bekerja. Walau agak sungkan saya pun
tanya kepada supervisor kami yang orang Prancis. Ternyata jemputan
pulang sudah dijadwalkan pukul 17.30 setiap harinya. Wow. Ternyata masih
satu setengah jam lagi. Apa boleh buat, saya kembali bekerja sambil
agak galau menunggu pukul 17.30.
Hingga akhirnya 17.30 tiba,
waktunya pulang. Namun timbul lagi rasa sungkan, karena rata-rata para
pegawai yang lain masih asyik-masyuk bekerja. Orang Indonesia jam segini
sudah santai di rumah, pikir saya. Tapi kami tetap pulang karena
khawatir sang supir jemputan kelamaan menunggu. Tapi pernah juga kami
bekerja agak berat sampai pulang agak telat, pukul 18.00 lebih. Dan
ternyata pukul segitu lah rata-rata para pegawai di sana mulai
berpulangan. Dan perlu diketahui ketika itu langit sudah gelap. Datang
ketika masih gelap, pulang ketika sudah gelap. Jadi, kalau kita hitung,
mereka bekerja sejak 08.00 hingga 18.00, sekurang-kurangnya 10 jam
sehari! Kalau di Indonesia ini sudah kadar workaholic.
Ya,
itulah satu hal yang paling saya rasakan dari orang-orang Cina selama
saya bekerja di sana, yaitu etos kerja mereka yang tinggi. Mereka juga
bekerja dengan serius, dan tidak bermalas-malasan. Ini mungkin satu dari
sekian hal yang jadi resep suksesnya Cina menjadi negara adidaya yang
menyaingi negara-negara Eropa dan Amerika.
Bagi umat Islam
sendiri, sesungguhnya etos kerja dan produktifitas yang tinggi serta
anjuran mengotimalkan waktu sebaik mungkin, sering ditekankan oleh Allah
dan Rasullah Shallahu'alaihi Wasallam. Bahkan produktifitas bagi
seorang Muslim bukan hanya sekedar dalam mencari dunia semata, bahkan
ketika waktu dan energi dicurahkan untuk meraih akhirat pun itu
terhitung produktif.
Semoga sharing yang sedikit ini bermanfaat.
Ditulis oleh Yulian Purnama, S.Kom,
Selasa, 04 Maret 2014
Rabu, 26 Februari 2014
Education system in Rusia
Federasi Rusia / Rusia, adalah sebuah negara yang membentang
dengan luas di sebelah timur Eropa dan utara Asia. Dengan wilayah seluas
17.075.400 km², Rusia adalah negara terbesar di dunia. Wilayahnya kurang lebih
dua kali wilayah Republik Rakyat Cina (Tiongkok; RRT), Kanada atau Amerika
Serikat. Penduduknya menduduki peringkat ketujuh terbanyak di dunia setelah
Tiongkok, India, Amerika Serikat, Indonesia, Brasil, dan Pakistan.
Negara ini dahulu pernah menjadi negara bagian terbesar Uni Soviet. Rusia adalah ahli waris utama Uni Soviet; negara ini mewarisi 50% jumlah penduduk, 2/3 luas wilayah, dan kurang lebih 50% aset-aset ekonomi dan persenjataannya.(2)
Saat ini Rusia berusaha keras untuk meraih status sebagai negara adidaya lagi. Meskipun Rusia adalah negara penting, tetapi statusnya masih jauh dibandingkan dengan status Uni Soviet dulu.
Pendidikan di Rusia disediakan oleh negara dan diatur oleh Departemen Pendidikan Federal. Daerah mengatur pendidikan mereka dalam yurisdiksi yang berlaku dalam kerangka undang-undang federal. Pada tahun 2004 belanja negara untuk pendidikan sebesar 3,6% dari APDB, atau 13% dari anggaran negara konsolidasi.
Sistem pendidikan di Rusia meliputi taman kanak-kanak (playgroup, sejak usia bayi 1 tahun sampai taman kanak-kanak lanjut sejak usia 3 tahun), sekolah menengah (sejak usia 6 tahun), "gimnasium" (semacam sekolah menengah dengan kurikulum yang lebih luas), sekolah dan sekolah kejuruan, perguruan tinggi (institut, universitas dan akademi).
Sekolah menengah terdiri dari 4 tahun sekolah dasar, 5 tahun sekolah menengah utama dan 2 tahun sekolah menengah penuh / kejuruan. Ada sekolah menengah khusus di mana mata pelajaran tertentu diutamakan, misalnya bahasa, matematika, fisika dan lain-lain. Sejumlah perguruan tinggi mengikuti sistem Barat dan mempunyai dua peringkat: BA (4 tahun) dan MA (2 tahun) tetapi kebanyakannya tetap sesuai sistem lama yaitu tanpa gelar BA dan MA (para tamatan diberi kualifikasi saja, misalnya guru sekolah, penerjemah, insinyur dan lain-lain) dengan tempo pelajaran 5-6 tahun. Jumlah universitas negeri (1994) ialah lebih dari 40, disertai 80 universitas khusus (teknik, medis, keguruan, pertanian) yang dulu bertaraf institut saja dan lebih dari 30 universitas swasta.
1. PENDIDIKAN PRA-SEKOLAH
Pendidikan pra-sekolah dinamakan dengan Play Group dimulai dari usia 1-3 tahun. Kemudian, setelah itu dilanjutkan dengan Taman Kanak-Kanak (TK) untuk usia 3-6 tahun. Pendidikan ini tidak seperti sekolah, dan diselenggarakan oleh daerah atau pemerintah setempat. Beberapa daerah seperti Moskow mengambil kebijakan untuk membiayai pendidikan prasekolah ini. Namun pada tahun 2004, pemerintah Pusat Rusia telah mengambil kebijakan untuk memberiukan bantuan kepada daerah untuk menyelenggarakan pendidikan pra-sekolah ini secara gratis.(3)
2. PENDIDIKAN MENENGAH
Pendidikan menengah merupakan pendidikan wajib yang diselenggarakan oleh Negara. Pendidikan dasar berlangsung selama 9 tahun dengan dua tingkatan yaitu 4 tahun sekolah dasar dan 5 tahun sekolah menengah utama. Sekolah dasar (di Indonesia setingkat SD) adalah pendidikan dasar yang wajib dijalani oleh setiap anak, sebagaimana pendidikan SD di Indonesia kurikulum yang diajarkan mash bersifat keterampilan dasar. Sama halnya dengan pendidikan menegah utama (setingkat SLTP di Indonesia) kurikuljm juga masih mengarah kepada hal yang bersifat umum dan mendasar).(4)
Sampai pada jenjang ini, pemerintah menyediakan pendidikan Gratis bagi institute /lembaga pendidikan milik pemerintah.
3. PENDIDIKAN LENGKAP SEKUNDER DAN KEJURUAN
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, para siswa memiliki dua pilihan. Apakah ingin melanjutkan ke jenjang pendidkan lengkap sekundur atau kejuruan. Pada pendidikan lengkap sekunder, siswa harus menyelesaikan pendidikan selama dua tahun, untuk mendapatkan sertifikat. Setelah itu siswa dibenarkan untuk masuk ke jenjang Perguruan Tinggi /universitas dengan Sertifikat yang diperolehnya. Sertifikat yang diperoleh adalah Attestat o Srednem (Polnom) Obshchem Obrasovanii.(5)
Atau siswa juga dibenarkan untuk masuk ke sekolah kejuruan. Sekolah ini menyediakan system pendidikan kejuruan setingkat Diploma dengan lama pendidikan yaitu 4 tahun. Pada jenjang ini, siswa diberikan kurikulum yaitu mengarah kepada komponen pelatihan kerja. Pada jenjang pendidikan ini siswa diberikan sertifikat non-gelar setingkat Diploma. Dan selesai mengikuti pendidikan ini, siswa dapat langsung terjun ke dunia kerja ataupun dapat melanjutkan ke pendidikan tinggi, jika diinginkan.(6)
4. PENDIDIKAN TINGGI
Pendidikan tinggi di Rusia dapat diikuti oleh lulusan dari Pendidikan Lengkap Sekunder ataupun lulusan dari Sekolah Kejuruan. Untuk lulusan dari Pendidikan Lengkap Sekunder, jenjang pendidikan tinggi adalah sebagai berikut :
Tingkat Universitas Tahap Pertama : Tahap pertama terdiri dari paling sedikit dua tahun dari program studi pendidikan tinggi. Setelah menyelesaikan studi, siswa mendapatkan peringkat Diploma O Nepolnom Vysshem Obrazovanii yang entitles (non-gelar) atau sama dengan lulusan Sekolah Kejuruan untuk memperoleh pekerjaan, atau melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi.
Pendidikan tinggi Dasar atau disebut Bakalavr, adalah pendidikan setingkat Sarjana di Rusia, yang ditempuh dalam waktu lebih kurang 4 tahun. Bakalavr / Bachelor's). Kurikulum dijabarkan dalam program-program yang sesuai dengan Negara yang mengatur Standarisasi Pendidikan 50% dari isi, yang lainnya 50% dikembangkan oleh universitas. Termasuk program profesional dan khusus di Sains, yang Insani sosioekonomi dan disiplin, pelatihan profesional, menyelesaikan penelitian karya / proyek dan duduk untuk ujian akhir Negara. Setelah mendapat gelar Bakalavr, siswa diperkenankan untuk memasuki program Magistr atau melanjutkan program-program studi dalam rangka program-program yang Spesialis Diploma.
Pendidikan tingkat selanjutnya bagi lulusan Bakalavr adalah program Engineer (spesialis) atau program Magister. Pada program Engineer, lulusan Bakalavr harus menyelesaikan pendidikan selama 1 tahun, jenjang ini kalau di Indonesia dinamakan jalur pendidikan profesi. Sementara kalau pendidikan Magister, lulusan Bakalavr harus menyelesaikan pendidikan selama 2 tahun dengan gelar Magistr.(7)
Menyelesaikan jenjang pendidikan ini, lulusan Magistr diberikan peluang untuk meneruskan program Kandidat Nauk / Aspirantura. Ini merupakan jenjang pendidikan setingkat Doktoral, selama lebih kurang 3 tahun. Dan akan diberikan gelar Ph.D atau Doktor setelah menyelesaikan Disertasi dan dipertahankan di hadapan umum.
Pendidikan tingkat tertinggi atau setingkat Profesor di Indonesia bias ditempuh oleh Doktor / Kandidat Nauk selama jangka waktu tidak tetap. Ini merupakan gelar ilmiah yang diberikan setelah adanya persiapan ilmiah umum dan mendapat pembelaan dari
Negara ini dahulu pernah menjadi negara bagian terbesar Uni Soviet. Rusia adalah ahli waris utama Uni Soviet; negara ini mewarisi 50% jumlah penduduk, 2/3 luas wilayah, dan kurang lebih 50% aset-aset ekonomi dan persenjataannya.(2)
Saat ini Rusia berusaha keras untuk meraih status sebagai negara adidaya lagi. Meskipun Rusia adalah negara penting, tetapi statusnya masih jauh dibandingkan dengan status Uni Soviet dulu.
Pendidikan di Rusia disediakan oleh negara dan diatur oleh Departemen Pendidikan Federal. Daerah mengatur pendidikan mereka dalam yurisdiksi yang berlaku dalam kerangka undang-undang federal. Pada tahun 2004 belanja negara untuk pendidikan sebesar 3,6% dari APDB, atau 13% dari anggaran negara konsolidasi.
Sistem pendidikan di Rusia meliputi taman kanak-kanak (playgroup, sejak usia bayi 1 tahun sampai taman kanak-kanak lanjut sejak usia 3 tahun), sekolah menengah (sejak usia 6 tahun), "gimnasium" (semacam sekolah menengah dengan kurikulum yang lebih luas), sekolah dan sekolah kejuruan, perguruan tinggi (institut, universitas dan akademi).
Sekolah menengah terdiri dari 4 tahun sekolah dasar, 5 tahun sekolah menengah utama dan 2 tahun sekolah menengah penuh / kejuruan. Ada sekolah menengah khusus di mana mata pelajaran tertentu diutamakan, misalnya bahasa, matematika, fisika dan lain-lain. Sejumlah perguruan tinggi mengikuti sistem Barat dan mempunyai dua peringkat: BA (4 tahun) dan MA (2 tahun) tetapi kebanyakannya tetap sesuai sistem lama yaitu tanpa gelar BA dan MA (para tamatan diberi kualifikasi saja, misalnya guru sekolah, penerjemah, insinyur dan lain-lain) dengan tempo pelajaran 5-6 tahun. Jumlah universitas negeri (1994) ialah lebih dari 40, disertai 80 universitas khusus (teknik, medis, keguruan, pertanian) yang dulu bertaraf institut saja dan lebih dari 30 universitas swasta.
1. PENDIDIKAN PRA-SEKOLAH
Pendidikan pra-sekolah dinamakan dengan Play Group dimulai dari usia 1-3 tahun. Kemudian, setelah itu dilanjutkan dengan Taman Kanak-Kanak (TK) untuk usia 3-6 tahun. Pendidikan ini tidak seperti sekolah, dan diselenggarakan oleh daerah atau pemerintah setempat. Beberapa daerah seperti Moskow mengambil kebijakan untuk membiayai pendidikan prasekolah ini. Namun pada tahun 2004, pemerintah Pusat Rusia telah mengambil kebijakan untuk memberiukan bantuan kepada daerah untuk menyelenggarakan pendidikan pra-sekolah ini secara gratis.(3)
2. PENDIDIKAN MENENGAH
Pendidikan menengah merupakan pendidikan wajib yang diselenggarakan oleh Negara. Pendidikan dasar berlangsung selama 9 tahun dengan dua tingkatan yaitu 4 tahun sekolah dasar dan 5 tahun sekolah menengah utama. Sekolah dasar (di Indonesia setingkat SD) adalah pendidikan dasar yang wajib dijalani oleh setiap anak, sebagaimana pendidikan SD di Indonesia kurikulum yang diajarkan mash bersifat keterampilan dasar. Sama halnya dengan pendidikan menegah utama (setingkat SLTP di Indonesia) kurikuljm juga masih mengarah kepada hal yang bersifat umum dan mendasar).(4)
Sampai pada jenjang ini, pemerintah menyediakan pendidikan Gratis bagi institute /lembaga pendidikan milik pemerintah.
3. PENDIDIKAN LENGKAP SEKUNDER DAN KEJURUAN
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, para siswa memiliki dua pilihan. Apakah ingin melanjutkan ke jenjang pendidkan lengkap sekundur atau kejuruan. Pada pendidikan lengkap sekunder, siswa harus menyelesaikan pendidikan selama dua tahun, untuk mendapatkan sertifikat. Setelah itu siswa dibenarkan untuk masuk ke jenjang Perguruan Tinggi /universitas dengan Sertifikat yang diperolehnya. Sertifikat yang diperoleh adalah Attestat o Srednem (Polnom) Obshchem Obrasovanii.(5)
Atau siswa juga dibenarkan untuk masuk ke sekolah kejuruan. Sekolah ini menyediakan system pendidikan kejuruan setingkat Diploma dengan lama pendidikan yaitu 4 tahun. Pada jenjang ini, siswa diberikan kurikulum yaitu mengarah kepada komponen pelatihan kerja. Pada jenjang pendidikan ini siswa diberikan sertifikat non-gelar setingkat Diploma. Dan selesai mengikuti pendidikan ini, siswa dapat langsung terjun ke dunia kerja ataupun dapat melanjutkan ke pendidikan tinggi, jika diinginkan.(6)
4. PENDIDIKAN TINGGI
Pendidikan tinggi di Rusia dapat diikuti oleh lulusan dari Pendidikan Lengkap Sekunder ataupun lulusan dari Sekolah Kejuruan. Untuk lulusan dari Pendidikan Lengkap Sekunder, jenjang pendidikan tinggi adalah sebagai berikut :
Tingkat Universitas Tahap Pertama : Tahap pertama terdiri dari paling sedikit dua tahun dari program studi pendidikan tinggi. Setelah menyelesaikan studi, siswa mendapatkan peringkat Diploma O Nepolnom Vysshem Obrazovanii yang entitles (non-gelar) atau sama dengan lulusan Sekolah Kejuruan untuk memperoleh pekerjaan, atau melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi.
Pendidikan tinggi Dasar atau disebut Bakalavr, adalah pendidikan setingkat Sarjana di Rusia, yang ditempuh dalam waktu lebih kurang 4 tahun. Bakalavr / Bachelor's). Kurikulum dijabarkan dalam program-program yang sesuai dengan Negara yang mengatur Standarisasi Pendidikan 50% dari isi, yang lainnya 50% dikembangkan oleh universitas. Termasuk program profesional dan khusus di Sains, yang Insani sosioekonomi dan disiplin, pelatihan profesional, menyelesaikan penelitian karya / proyek dan duduk untuk ujian akhir Negara. Setelah mendapat gelar Bakalavr, siswa diperkenankan untuk memasuki program Magistr atau melanjutkan program-program studi dalam rangka program-program yang Spesialis Diploma.
Pendidikan tingkat selanjutnya bagi lulusan Bakalavr adalah program Engineer (spesialis) atau program Magister. Pada program Engineer, lulusan Bakalavr harus menyelesaikan pendidikan selama 1 tahun, jenjang ini kalau di Indonesia dinamakan jalur pendidikan profesi. Sementara kalau pendidikan Magister, lulusan Bakalavr harus menyelesaikan pendidikan selama 2 tahun dengan gelar Magistr.(7)
Menyelesaikan jenjang pendidikan ini, lulusan Magistr diberikan peluang untuk meneruskan program Kandidat Nauk / Aspirantura. Ini merupakan jenjang pendidikan setingkat Doktoral, selama lebih kurang 3 tahun. Dan akan diberikan gelar Ph.D atau Doktor setelah menyelesaikan Disertasi dan dipertahankan di hadapan umum.
Pendidikan tingkat tertinggi atau setingkat Profesor di Indonesia bias ditempuh oleh Doktor / Kandidat Nauk selama jangka waktu tidak tetap. Ini merupakan gelar ilmiah yang diberikan setelah adanya persiapan ilmiah umum dan mendapat pembelaan dari
Pendidikan di Rusia pada hakikatnya hamper sama dengan
pendidikan di Negara-Negara Eropa dan Asia. Namun pendidikan di Rusia tetap
memiliki cirri khas tersendiri. Jenjang pendidikan di Rusia meliputi :
- Pendidikan Pra-Sekolah
Meliputi Play Group (usia 1-3 tahun) dan Taman Kanak-Kanak (3-6 Tahun), dan dikelola oleh Daerah atau pemerintah setempat, dibiayai Negara kecuali swasta.
- Pendidikan Menengah
Pendidikan menengah dibagi menjadi pendidikan dasar (setingkat SD) dimulai dari usia 6-10 tahun selama 4 tahun. Setelah itu dilanjutkan kepada Sekolah Menegah Utama selama 5 tahun. Pendidikan ini dibiayai oleh Negara secara gratis kecuali institute swasta.
- Pendidikan Lengkap Sekunder dan Kejuruan
Jenjang ini merupakan kelanjutan dari jenjang pendidikan menengah, yang dibagi menjadi dua jenis, yaitu pendidikan Lengkap Sekunder yang dijalani selama 2 tahun dan lulusannya mendapatkan Sertifikat dan dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Sedangkan Sekolah kejuruan disediakan untuk menjadikan lulusan yang siap bekerja, dilaksanakan selama 4 tahun dan lulusan mendapatkan gelar setingkat Diploma (tetapi gelar tidak disebutkan), dan dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi.
- Perguruan Tinggi
Pendidikan tinggi dapat diikuti oleh Lulusan Sekolah Lengkap Sekunder dengan Sertifikat. Jenjang yang diikuti adalah tingakt Universitas awal selama 2 tahun dengan diberikan pengekuan setinkat Diploma. Dan dilanjutkan dengan pendidikan Bakalavr / Bachelor atau setingkat Sarjana. Pada jenjang ini, llusan Sekolah Kejuruan dpaat langsung mengikutinya. Pendidikan ini dilaksanakan selama 4 tahun ,dan lulusan diberikan gelar Bakalavr.
Selanjutnya adalah jenjang pendidikan Magistr dan Profesi yang masing-masing selama 2 tahun dan 1 tahun. Kemudian ada pula pendiidkan setingkat Doktoral dan Profesor.
- Pendidikan Pra-Sekolah
Meliputi Play Group (usia 1-3 tahun) dan Taman Kanak-Kanak (3-6 Tahun), dan dikelola oleh Daerah atau pemerintah setempat, dibiayai Negara kecuali swasta.
- Pendidikan Menengah
Pendidikan menengah dibagi menjadi pendidikan dasar (setingkat SD) dimulai dari usia 6-10 tahun selama 4 tahun. Setelah itu dilanjutkan kepada Sekolah Menegah Utama selama 5 tahun. Pendidikan ini dibiayai oleh Negara secara gratis kecuali institute swasta.
- Pendidikan Lengkap Sekunder dan Kejuruan
Jenjang ini merupakan kelanjutan dari jenjang pendidikan menengah, yang dibagi menjadi dua jenis, yaitu pendidikan Lengkap Sekunder yang dijalani selama 2 tahun dan lulusannya mendapatkan Sertifikat dan dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Sedangkan Sekolah kejuruan disediakan untuk menjadikan lulusan yang siap bekerja, dilaksanakan selama 4 tahun dan lulusan mendapatkan gelar setingkat Diploma (tetapi gelar tidak disebutkan), dan dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi.
- Perguruan Tinggi
Pendidikan tinggi dapat diikuti oleh Lulusan Sekolah Lengkap Sekunder dengan Sertifikat. Jenjang yang diikuti adalah tingakt Universitas awal selama 2 tahun dengan diberikan pengekuan setinkat Diploma. Dan dilanjutkan dengan pendidikan Bakalavr / Bachelor atau setingkat Sarjana. Pada jenjang ini, llusan Sekolah Kejuruan dpaat langsung mengikutinya. Pendidikan ini dilaksanakan selama 4 tahun ,dan lulusan diberikan gelar Bakalavr.
Selanjutnya adalah jenjang pendidikan Magistr dan Profesi yang masing-masing selama 2 tahun dan 1 tahun. Kemudian ada pula pendiidkan setingkat Doktoral dan Profesor.
Quality of Education in Finlandia
Finlandia : Negara dengan kualitas pendidikan terbaik
di dunia !
"The mediocre teacher tells,
The good teacher explains,
The superior teacher demonstrates,
THE GREAT TEACHER INSPIRES !"
(William Arthur Ward)
The good teacher explains,
The superior teacher demonstrates,
THE GREAT TEACHER INSPIRES !"
(William Arthur Ward)
Tahukah Anda negara mana yang
kualitas pendidikannya menduduki peringkat pertama di dunia? Jawabnya adalah:
Finlandia. Kualitas pendidikan di negara dengan ibukota Helsinki
tersebut,memang luar biasa sehingga membuat iri semua guru di seluruh dunia.
Peringkat satu dunia ini diperoleh
Finlandia berdasarkan hasil survei internasional yang komprehensif pada tahun
2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Tes
tersebut dikenal dengan nama PISA, mengukur kemampuan siswa di bidang Sains,
Membaca, dan juga Matematika. Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara
akademis tapi juga unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental. Ringkasnya,
Finlandia berhasil membuat semua siswanya cerdas! Lantas apa kuncinya sehingga
Finlandia menjadi negara dengan kualitas pendidikan nomor satu dunia?
Finlandia tidaklah mengenjot
siswanya dengan menambah jam-jam belajar, memberi beban PR tambahan, menerapkan
disiplin tentara, atau memborbardir siswa dengan berbagai tes. Sebaliknya,
siswa di Finlandia mulai sekolah pada usia yang agak lambat dibandingkan dengan
negara-negara lain, yaitu pada usia 7 tahun, dan jam sekolah mereka justru lebih
sedikit, yaitu hanya 30 jam perminggu. Bandingkan dengan Korea, ranking kedua
setelah Finnlandia, yang siswanya menghabiskan 50 jam per minggu.
Lalu apa kuncinya?
Ternyata kuncinya terletak pada
kualitas guru!
Guru-guru Finlandia boleh adalah
guru-guru dengan kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru
sendiri adalah profesi yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah terlalu
besar. Lulusan sekolah menengah terbaik biasanya justru mendaftar untuk dapat
masuk di sekolah-sekolah pendidikan, dan hanya 1 dari 7 pelamar yang bisa
diterima. Tingkat persaingan lebih ketat dibandingkan masuk ke fakultas
bergengsi lain seperti fakultas hukum atau kedokteran! Bandingkan dengan
Indonesia yang guru-gurunya hanya memiliki kualitas seadanya dan merupakan
hasil didikan perguruan tinggi dengan kualitas seadanya pula.
Dengan kualitas mahasiswa yang baik
dan pendidikan pelatihan guru yang berkualitas, tak salah jika mereka menjadi
guru-guru dengan kualitas luarbiasa. Dengan kualifikasi dan kompetensi tersebut
mereka bebas untuk menggunakan metode kelas apapun yang mereka suka, dengan
kurikulum yang mereka rancang sendiri, dan buku teks yang mereka pilih sendiri.
Jika negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan
bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, mereka justru percaya
bahwa ujian dan test itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Terlalu
banyak test membuat guru cenderung mengajar siswa hanya untuk lolos ujian,
ungkap seorang guru di Finlandia. Padahal banyak aspek dalam pendidikan yang
tidak bisa diukur dengan ujian. Pada usia 18 th siswa mengambil ujian untuk
mengetahui kualifikasi mereka di perguruan tinggi dan dua pertiga lulusan
melanjutkan ke perguruan tinggi.
Siswa diajar untuk mengevaluasi
dirinya sendiri, bahkan sejak Pra-TK! Ini membantu siswa belajar
bertanggungjawab atas pekerjaan mereka sendiri, kata Sundstrom, kepala sekolah
di SD Poikkilaakso, Finlandia. Kalau siswa bertanggungjawab, mereka guru bekeja
lebih bebas karena tidak harus selalu mengontrol mereka. Siswa didorong untuk
bekerja secara independen dengan berusaha mencari sendiri informasi yang mereka
butuhkan. Siswa belajar lebih banyak jika mereka mencari sendiri informasi yang
mereka butuhkan. Kita tidak belajar apa-apa kalau kita hanya menuliskan apa
yang dikatakan oleh guru.
Di Finlandia guru tidak mengajar
dengan metode ceramah. Suasana sekolah sangat santai dan fleksibel. Terlalu
banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan dan belajar menjadi tidak menyenangkan.
Siswa yang lambat mendapat dukungan secara intensif baik oleh guru maupun siswa
lain. Hal ini juga yang membuat Finlandia sukses. Berdasarkan penemuan PISA,
sekolah-sekolah di Finlandia sangat kecil perbedaannya antara siswa yang
berprestasi baik dan yang buruk.
Remedial tidaklah dianggap sebagai
tanda kegagalan tapi sebagai kesempatan untuk memperbaiki. Seorang guru yang
bertugas menangani masalah belajar danprilaku siswa membuat program individual
bagi setiap siswa dengan penekanan tujuan-tujuan yang harus dicapai, umpamanya:
Pertama, masuk kelas; kemudian datang tepat waktu; berikutnya, bawa buku, dlsb.
Kalau mendapat PR siswa bahkan tidak perlu untuk menjawab dengan benar, yang
penting mereka berusaha.
Para guru sangat menghindari kritik
terhadap pekerjaan siswa mereka. Menurut mereka, jika kita mengatakan
"Kamu salah" pada siswa, maka hal tersebut akan membuat siswa
malu. Dan jika mereka malu maka ini akan menghambat mereka dalam belajar.
Setiap siswa diperbolehkan melakukan kesalahan. Mereka hanya diminta
membandingkan hasil mereka dengan nilai sebelumnya, dan tidak dengan siswa
lainnya. Jadi tidak ada sistem ranking-rankingan. Setiap siswa diharapkan agar
bangga terhadap dirinya masing-masing. Ranking-rankingan hanya membuat guru
memfokuskan diri pada segelintir siswa tertentu yang dianggap terbaik di
kelasnya.
Kehebatan dan keberhasilan sistem
pendidikan di Finlandia adalah gabungan antara kompetensi guru yang tinggi,
kesabaran, toleransi dan komitmen pada keberhasilan melalui tanggung jawab
pribadi. Kalau saya gagal dalam mengajar seorang siswa, kata seorang guru, maka
itu berarti ada yang tidak beres dengan pengajaran saya!
Itu benar-benar ucapan guru yang
sangat bertanggungjawab.
Top of Form
Bottom of Form
Selasa, 25 Februari 2014
LEARN ABOUT LIFE
Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih
enak untuk dinikmati jika ikan tsb masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah
untuk disajikan. Jauh lebih nikmat dibandingkan dgn ikan salmon yg sudah
diawetkan dgn es..
Itu sebabnya para nelayan selalu memasukkan salmon tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dlm perjalanan menuju daratan salmon2 tsb tetap hidup.
Meski demikian pada kenyataannya banyak salmon yg mati di kolam buatan tsb..
Bagaimana cara mereka menyiasatinya..??
Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil dikolam tsb.. Ajaib..!!
Hiu kecil tsb "memaksa" salmon2 itu terus bergerak agar jangan sampai dimangsa..
Akibatnya jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit..!!
Diam membuat kita mati..!
Bergerak membuat kita hidup...!!
Apa yg membuat kita diam??
Saat tidak ada masalah dlm hidup dan saat kita berada dlm zona nyaman..
Situasi seperti ini kerap membuat kita terlena..
Begitu terlenanya sehingga kita tdk sadar bahwa kita telah mati..!!
Ironis, bukan..??
Apa yg membuat kita bergerak..??
Masalah.. Tekanan Hidup.. dan Tekanan Kerja..
Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha mengatasi semua pergumulan hidup itu..
Tidak hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa..
Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar banyak dlm hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup..
Itu sebabnya syukurilah "hiu kecil" yg terus memaksa kita utk bergerak dan tetap survive..
Masalah hidup adalah baik, karena itulah yg membuat kita terus bergerak. Hiu-hiu kecil itu bisa diumpamakan siapa dan apa saja dalam hidup kita...
Jangan jatuh walaupun kita dijatuhkan oleh orang lain. Justru efeknya bisa membuat kita bangkit menjadi luar biasa...
Itu sebabnya para nelayan selalu memasukkan salmon tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dlm perjalanan menuju daratan salmon2 tsb tetap hidup.
Meski demikian pada kenyataannya banyak salmon yg mati di kolam buatan tsb..
Bagaimana cara mereka menyiasatinya..??
Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil dikolam tsb.. Ajaib..!!
Hiu kecil tsb "memaksa" salmon2 itu terus bergerak agar jangan sampai dimangsa..
Akibatnya jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit..!!
Diam membuat kita mati..!
Bergerak membuat kita hidup...!!
Apa yg membuat kita diam??
Saat tidak ada masalah dlm hidup dan saat kita berada dlm zona nyaman..
Situasi seperti ini kerap membuat kita terlena..
Begitu terlenanya sehingga kita tdk sadar bahwa kita telah mati..!!
Ironis, bukan..??
Apa yg membuat kita bergerak..??
Masalah.. Tekanan Hidup.. dan Tekanan Kerja..
Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha mengatasi semua pergumulan hidup itu..
Tidak hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa..
Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar banyak dlm hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup..
Itu sebabnya syukurilah "hiu kecil" yg terus memaksa kita utk bergerak dan tetap survive..
Masalah hidup adalah baik, karena itulah yg membuat kita terus bergerak. Hiu-hiu kecil itu bisa diumpamakan siapa dan apa saja dalam hidup kita...
Jangan jatuh walaupun kita dijatuhkan oleh orang lain. Justru efeknya bisa membuat kita bangkit menjadi luar biasa...
Langganan:
Postingan (Atom)