Rabu, 26 Februari 2014

Education system in Rusia


Federasi Rusia / Rusia, adalah sebuah negara yang membentang dengan luas di sebelah timur Eropa dan utara Asia. Dengan wilayah seluas 17.075.400 km², Rusia adalah negara terbesar di dunia. Wilayahnya kurang lebih dua kali wilayah Republik Rakyat Cina (Tiongkok; RRT), Kanada atau Amerika Serikat. Penduduknya menduduki peringkat ketujuh terbanyak di dunia setelah Tiongkok, India, Amerika Serikat, Indonesia, Brasil, dan Pakistan.
Negara ini dahulu pernah menjadi negara bagian terbesar Uni Soviet. Rusia adalah ahli waris utama Uni Soviet; negara ini mewarisi 50% jumlah penduduk, 2/3 luas wilayah, dan kurang lebih 50% aset-aset ekonomi dan persenjataannya.(2)

Saat ini Rusia berusaha keras untuk meraih status sebagai negara adidaya lagi. Meskipun Rusia adalah negara penting, tetapi statusnya masih jauh dibandingkan dengan status Uni Soviet dulu.

Pendidikan di Rusia disediakan oleh negara dan diatur oleh Departemen Pendidikan Federal. Daerah mengatur pendidikan mereka dalam yurisdiksi yang berlaku dalam kerangka undang-undang federal. Pada tahun 2004 belanja negara untuk pendidikan sebesar 3,6% dari APDB, atau 13% dari anggaran negara konsolidasi.

Sistem pendidikan di Rusia meliputi taman kanak-kanak (playgroup, sejak usia bayi 1 tahun sampai taman kanak-kanak lanjut sejak usia 3 tahun), sekolah menengah (sejak usia 6 tahun), "gimnasium" (semacam sekolah menengah dengan kurikulum yang lebih luas), sekolah dan sekolah kejuruan, perguruan tinggi (institut, universitas dan akademi).

Sekolah menengah terdiri dari 4 tahun sekolah dasar, 5 tahun sekolah menengah utama dan 2 tahun sekolah menengah penuh / kejuruan. Ada sekolah menengah khusus di mana mata pelajaran tertentu diutamakan, misalnya bahasa, matematika, fisika dan lain-lain. Sejumlah perguruan tinggi mengikuti sistem Barat dan mempunyai dua peringkat: BA (4 tahun) dan MA (2 tahun) tetapi kebanyakannya tetap sesuai sistem lama yaitu tanpa gelar BA dan MA (para tamatan diberi kualifikasi saja, misalnya guru sekolah, penerjemah, insinyur dan lain-lain) dengan tempo pelajaran 5-6 tahun. Jumlah universitas negeri (1994) ialah lebih dari 40, disertai 80 universitas khusus (teknik, medis, keguruan, pertanian) yang dulu bertaraf institut saja dan lebih dari 30 universitas swasta.

1. PENDIDIKAN PRA-SEKOLAH
Pendidikan pra-sekolah dinamakan dengan Play Group dimulai dari usia 1-3 tahun. Kemudian, setelah itu dilanjutkan dengan Taman Kanak-Kanak (TK) untuk usia 3-6 tahun. Pendidikan ini tidak seperti sekolah, dan diselenggarakan oleh daerah atau pemerintah setempat. Beberapa daerah seperti Moskow mengambil kebijakan untuk membiayai pendidikan prasekolah ini. Namun pada tahun 2004, pemerintah Pusat Rusia telah mengambil kebijakan untuk memberiukan bantuan kepada daerah untuk menyelenggarakan pendidikan pra-sekolah ini secara gratis.(3)

2. PENDIDIKAN MENENGAH
Pendidikan menengah merupakan pendidikan wajib yang diselenggarakan oleh Negara. Pendidikan dasar berlangsung selama 9 tahun dengan dua tingkatan yaitu 4 tahun sekolah dasar dan 5 tahun sekolah menengah utama. Sekolah dasar (di Indonesia setingkat SD) adalah pendidikan dasar yang wajib dijalani oleh setiap anak, sebagaimana pendidikan SD di Indonesia kurikulum yang diajarkan mash bersifat keterampilan dasar. Sama halnya dengan pendidikan menegah utama (setingkat SLTP di Indonesia) kurikuljm juga masih mengarah kepada hal yang bersifat umum dan mendasar).(4)

Sampai pada jenjang ini, pemerintah menyediakan pendidikan Gratis bagi institute /lembaga pendidikan milik pemerintah.

3. PENDIDIKAN LENGKAP SEKUNDER DAN KEJURUAN
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, para siswa memiliki dua pilihan. Apakah ingin melanjutkan ke jenjang pendidkan lengkap sekundur atau kejuruan. Pada pendidikan lengkap sekunder, siswa harus menyelesaikan pendidikan selama dua tahun, untuk mendapatkan sertifikat. Setelah itu siswa dibenarkan untuk masuk ke jenjang Perguruan Tinggi /universitas dengan Sertifikat yang diperolehnya. Sertifikat yang diperoleh adalah Attestat o Srednem (Polnom) Obshchem Obrasovanii.(5)

Atau siswa juga dibenarkan untuk masuk ke sekolah kejuruan. Sekolah ini menyediakan system pendidikan kejuruan setingkat Diploma dengan lama pendidikan yaitu 4 tahun. Pada jenjang ini, siswa diberikan kurikulum yaitu mengarah kepada komponen pelatihan kerja. Pada jenjang pendidikan ini siswa diberikan sertifikat non-gelar setingkat Diploma. Dan selesai mengikuti pendidikan ini, siswa dapat langsung terjun ke dunia kerja ataupun dapat melanjutkan ke pendidikan tinggi, jika diinginkan.(6)

4. PENDIDIKAN TINGGI
Pendidikan tinggi di Rusia dapat diikuti oleh lulusan dari Pendidikan Lengkap Sekunder ataupun lulusan dari Sekolah Kejuruan. Untuk lulusan dari Pendidikan Lengkap Sekunder, jenjang pendidikan tinggi adalah sebagai berikut :

Tingkat Universitas Tahap Pertama : Tahap pertama terdiri dari paling sedikit dua tahun dari program studi pendidikan tinggi. Setelah menyelesaikan studi, siswa mendapatkan peringkat Diploma O Nepolnom Vysshem Obrazovanii yang entitles (non-gelar) atau sama dengan lulusan Sekolah Kejuruan untuk memperoleh pekerjaan, atau melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi.

Pendidikan tinggi Dasar atau disebut Bakalavr, adalah pendidikan setingkat Sarjana di Rusia, yang ditempuh dalam waktu lebih kurang 4 tahun. Bakalavr / Bachelor's). Kurikulum dijabarkan dalam program-program yang sesuai dengan Negara yang mengatur Standarisasi Pendidikan 50% dari isi, yang lainnya 50% dikembangkan oleh universitas. Termasuk program profesional dan khusus di Sains, yang Insani sosioekonomi dan disiplin, pelatihan profesional, menyelesaikan penelitian karya / proyek dan duduk untuk ujian akhir Negara. Setelah mendapat gelar Bakalavr, siswa diperkenankan untuk memasuki program Magistr atau melanjutkan program-program studi dalam rangka program-program yang Spesialis Diploma.

Pendidikan tingkat selanjutnya bagi lulusan Bakalavr adalah program Engineer (spesialis) atau program Magister. Pada program Engineer, lulusan Bakalavr harus menyelesaikan pendidikan selama 1 tahun, jenjang ini kalau di Indonesia dinamakan jalur pendidikan profesi. Sementara kalau pendidikan Magister, lulusan Bakalavr harus menyelesaikan pendidikan selama 2 tahun dengan gelar Magistr.(7)

Menyelesaikan jenjang pendidikan ini, lulusan Magistr diberikan peluang untuk meneruskan program Kandidat Nauk / Aspirantura. Ini merupakan jenjang pendidikan setingkat Doktoral, selama lebih kurang 3 tahun. Dan akan diberikan gelar Ph.D atau Doktor setelah menyelesaikan Disertasi dan dipertahankan di hadapan umum.

Pendidikan tingkat tertinggi atau setingkat Profesor di Indonesia bias ditempuh oleh Doktor / Kandidat Nauk selama jangka waktu tidak tetap. Ini merupakan gelar ilmiah yang diberikan setelah adanya persiapan ilmiah umum dan mendapat pembelaan dari

Pendidikan di Rusia pada hakikatnya hamper sama dengan pendidikan di Negara-Negara Eropa dan Asia. Namun pendidikan di Rusia tetap memiliki cirri khas tersendiri. Jenjang pendidikan di Rusia meliputi :

- Pendidikan Pra-Sekolah
Meliputi Play Group (usia 1-3 tahun) dan Taman Kanak-Kanak (3-6 Tahun), dan dikelola oleh Daerah atau pemerintah setempat, dibiayai Negara kecuali swasta.

- Pendidikan Menengah
Pendidikan menengah dibagi menjadi pendidikan dasar (setingkat SD) dimulai dari usia 6-10 tahun selama 4 tahun. Setelah itu dilanjutkan kepada Sekolah Menegah Utama selama 5 tahun. Pendidikan ini dibiayai oleh Negara secara gratis kecuali institute swasta.

- Pendidikan Lengkap Sekunder dan Kejuruan
Jenjang ini merupakan kelanjutan dari jenjang pendidikan menengah, yang dibagi menjadi dua jenis, yaitu pendidikan Lengkap Sekunder yang dijalani selama 2 tahun dan lulusannya mendapatkan Sertifikat dan dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Sedangkan Sekolah kejuruan disediakan untuk menjadikan lulusan yang siap bekerja, dilaksanakan selama 4 tahun dan lulusan mendapatkan gelar setingkat Diploma (tetapi gelar tidak disebutkan), dan dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi.

- Perguruan Tinggi
Pendidikan tinggi dapat diikuti oleh Lulusan Sekolah Lengkap Sekunder dengan Sertifikat. Jenjang yang diikuti adalah tingakt Universitas awal selama 2 tahun dengan diberikan pengekuan setinkat Diploma. Dan dilanjutkan dengan pendidikan Bakalavr / Bachelor atau setingkat Sarjana. Pada jenjang ini, llusan Sekolah Kejuruan dpaat langsung mengikutinya. Pendidikan ini dilaksanakan selama 4 tahun ,dan lulusan diberikan gelar Bakalavr.

Selanjutnya adalah jenjang pendidikan Magistr dan Profesi yang masing-masing selama 2 tahun dan 1 tahun. Kemudian ada pula pendiidkan setingkat Doktoral dan Profesor.

Quality of Education in Finlandia


Finlandia : Negara dengan kualitas pendidikan terbaik di dunia !
"The mediocre teacher tells,
The good teacher explains,
The superior teacher demonstrates,
THE GREAT TEACHER INSPIRES !"

(William Arthur Ward


Tahukah Anda negara mana yang kualitas pendidikannya menduduki peringkat pertama di dunia? Jawabnya adalah: Finlandia. Kualitas pendidikan di negara dengan ibukota Helsinki tersebut,memang luar biasa sehingga membuat iri semua guru di seluruh dunia.
Peringkat satu dunia ini diperoleh Finlandia berdasarkan hasil survei internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Tes tersebut dikenal dengan nama PISA, mengukur kemampuan siswa di bidang Sains, Membaca, dan juga Matematika. Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara akademis tapi juga unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental. Ringkasnya, Finlandia berhasil membuat semua siswanya cerdas! Lantas apa kuncinya sehingga Finlandia menjadi negara dengan kualitas pendidikan nomor satu dunia?
Finlandia tidaklah mengenjot siswanya dengan menambah jam-jam belajar, memberi beban PR tambahan, menerapkan disiplin tentara, atau memborbardir siswa dengan berbagai tes. Sebaliknya, siswa di Finlandia mulai sekolah pada usia yang agak lambat dibandingkan dengan negara-negara lain, yaitu pada usia 7 tahun, dan jam sekolah mereka justru lebih sedikit, yaitu hanya 30 jam perminggu. Bandingkan dengan Korea, ranking kedua setelah Finnlandia, yang siswanya menghabiskan 50 jam per minggu.
Lalu apa kuncinya?
Ternyata kuncinya terletak pada kualitas guru!
Guru-guru Finlandia boleh adalah guru-guru dengan kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru sendiri adalah profesi yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah terlalu besar. Lulusan sekolah menengah terbaik biasanya justru mendaftar untuk dapat masuk di sekolah-sekolah pendidikan, dan hanya 1 dari 7 pelamar yang bisa diterima. Tingkat persaingan lebih ketat dibandingkan masuk ke fakultas bergengsi lain seperti fakultas hukum atau kedokteran! Bandingkan dengan Indonesia yang guru-gurunya hanya memiliki kualitas seadanya dan merupakan hasil didikan perguruan tinggi dengan kualitas seadanya pula.
Dengan kualitas mahasiswa yang baik dan pendidikan pelatihan guru yang berkualitas, tak salah jika mereka menjadi guru-guru dengan kualitas luarbiasa. Dengan kualifikasi dan kompetensi tersebut mereka bebas untuk menggunakan metode kelas apapun yang mereka suka, dengan kurikulum yang mereka rancang sendiri, dan buku teks yang mereka pilih sendiri. Jika negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, mereka justru percaya bahwa ujian dan test itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Terlalu banyak test membuat guru cenderung mengajar siswa hanya untuk lolos ujian, ungkap seorang guru di Finlandia. Padahal banyak aspek dalam pendidikan yang tidak bisa diukur dengan ujian. Pada usia 18 th siswa mengambil ujian untuk mengetahui kualifikasi mereka di perguruan tinggi dan dua pertiga lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Siswa diajar untuk mengevaluasi dirinya sendiri, bahkan sejak Pra-TK! Ini membantu siswa belajar bertanggungjawab atas pekerjaan mereka sendiri, kata Sundstrom, kepala sekolah di SD Poikkilaakso, Finlandia. Kalau siswa bertanggungjawab, mereka guru bekeja lebih bebas karena tidak harus selalu mengontrol mereka. Siswa didorong untuk bekerja secara independen dengan berusaha mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Siswa belajar lebih banyak jika mereka mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Kita tidak belajar apa-apa kalau kita hanya menuliskan apa yang dikatakan oleh guru.

Di Finlandia guru tidak mengajar dengan metode ceramah. Suasana sekolah sangat santai dan fleksibel. Terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan dan belajar menjadi tidak menyenangkan. Siswa yang lambat mendapat dukungan secara intensif baik oleh guru maupun siswa lain. Hal ini juga yang membuat Finlandia sukses. Berdasarkan penemuan PISA, sekolah-sekolah di Finlandia sangat kecil perbedaannya antara siswa yang berprestasi baik dan yang buruk.
Remedial tidaklah dianggap sebagai tanda kegagalan tapi sebagai kesempatan untuk memperbaiki. Seorang guru yang bertugas menangani masalah belajar danprilaku siswa membuat program individual bagi setiap siswa dengan penekanan tujuan-tujuan yang harus dicapai, umpamanya: Pertama, masuk kelas; kemudian datang tepat waktu; berikutnya, bawa buku, dlsb. Kalau mendapat PR siswa bahkan tidak perlu untuk menjawab dengan benar, yang penting mereka berusaha.
Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka. Menurut mereka, jika kita mengatakan "Kamu salah" pada siswa, maka hal tersebut akan  membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan menghambat mereka dalam belajar. Setiap siswa diperbolehkan melakukan kesalahan. Mereka hanya diminta membandingkan hasil mereka dengan nilai sebelumnya, dan tidak dengan siswa lainnya. Jadi tidak ada sistem ranking-rankingan. Setiap siswa diharapkan agar bangga terhadap dirinya masing-masing. Ranking-rankingan hanya membuat guru memfokuskan diri pada segelintir siswa tertentu yang dianggap terbaik di kelasnya.
Kehebatan dan keberhasilan sistem pendidikan di Finlandia adalah gabungan antara kompetensi guru yang tinggi, kesabaran, toleransi dan komitmen pada keberhasilan melalui tanggung jawab pribadi. Kalau saya gagal dalam mengajar seorang siswa, kata seorang guru, maka itu berarti ada yang tidak beres dengan pengajaran saya!
Itu benar-benar ucapan guru yang sangat bertanggungjawab.
Top of Form
Bottom of Form

Selasa, 25 Februari 2014

LEARN ABOUT LIFE


Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak untuk dinikmati jika ikan tsb masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah untuk disajikan. Jauh lebih nikmat dibandingkan dgn ikan salmon yg sudah diawetkan dgn es..

Itu sebabnya para nelayan selalu memasukkan salmon tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dlm perjalanan menuju daratan salmon2 tsb tetap hidup.
Meski demikian pada kenyataannya banyak salmon yg mati di kolam buatan tsb..

Bagaimana cara mereka menyiasatinya..??
Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil dikolam tsb.. Ajaib..!!
Hiu kecil tsb "memaksa" salmon2 itu terus bergerak agar jangan sampai dimangsa..
Akibatnya jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit..!!

Diam membuat kita mati..!

Bergerak membuat kita hidup...!!

Apa yg membuat kita diam??
Saat tidak ada masalah dlm hidup dan saat kita berada dlm zona nyaman..
Situasi seperti ini kerap membuat kita terlena..
Begitu terlenanya sehingga kita tdk sadar bahwa kita telah mati..!!
Ironis, bukan..??

Apa yg membuat kita bergerak..??
Masalah.. Tekanan Hidup.. dan Tekanan Kerja..
Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha mengatasi semua pergumulan hidup itu..
Tidak hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa..
Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar banyak dlm hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup..

Itu sebabnya syukurilah "hiu kecil" yg terus memaksa kita utk bergerak dan tetap survive..

Masalah hidup adalah baik, karena itulah yg membuat kita terus bergerak. Hiu-hiu kecil itu bisa diumpamakan siapa dan apa saja dalam hidup kita...

Jangan jatuh walaupun kita dijatuhkan oleh orang lain. Justru efeknya bisa membuat kita bangkit menjadi luar biasa...